AC memang penyumbang terbesar tagihan listrik rumah di iklim Jabodetabek. Tapi hemat bukan berarti gerah. Delapan kebiasaan ini menurunkan konsumsi tanpa mengorbankan kenyamanan.
1. Set suhu 24 sampai 26 derajat
Setiap 1 derajat lebih rendah menambah konsumsi sekitar 6 persen. Suhu 18 tidak membuat ruangan lebih cepat dingin, hanya membuat kompresor bekerja lebih lama.
2. Pakai timer atau mode sleep
Tubuh butuh dingin paling banyak di awal tidur. Set timer mati 2 sampai 3 jam setelah tidur, atau gunakan mode sleep yang menaikkan suhu bertahap.
3. Cuci AC rutin
AC kotor bisa memboroskan 15 sampai 25 persen listrik untuk dingin yang sama. Ini alasan cuci rutin per 3 bulan justru menghemat uang.
4. Tutup celah pintu dan jendela
Udara dingin yang bocor keluar sama dengan uang yang bocor. Pastikan pintu tertutup dan gorden menahan panas matahari sore.
5. Jangan halangi unit outdoor
Outdoor yang tertutup barang atau kepanasan membuang panas lebih sulit, kompresor pun bekerja ekstra.
6. Kipas angin sebagai teman, bukan lawan
Kipas membantu meratakan udara dingin sehingga Anda nyaman di suhu AC yang lebih tinggi.
7. Pertimbangkan inverter untuk pemakaian panjang
Untuk pemakaian di atas 8 jam per hari, AC inverter bisa menghemat 30 sampai 50 persen dibanding non inverter.
8. Matikan dengan remote, bukan cabut langsung
Mematikan dari MCB atau mencabut colokan saat kompresor masih bekerja memperpendek umurnya. Matikan dari remote, beri jeda, baru putus listrik bila perlu.

